Taklim keluarga di rumah

Belakangan ini saya & istri resah sekali, melihat perkembangan anak lelaki kami yang beranjak remaja. Dalam proses dia mencari jati diri, banyak hal yang ngga sesuai dengan prinsip-prinsip kami yang dianggap orang terlalu idealis. Celana ketat, shalat telat, udah besar tapi ngga bisa bangun pagi sendiri dll. Belum lagi tingkah polah pergaulan dia yang tidak terpantau diluar sana.

Jika dinasehati langsung hanya didengar sekilas atau diam saja atau melengos. Sepertinya dia ingin cepat2 beres dinasehatin karena seperti diomelin.

Sedih sekali rasanya. Saya dan istri masuk dalam komunitas yang suka kasih-kasih mentoring ke anak-anak muda, baik di lingkungan rumah ataupun kampus. Ada beberapa group yang kami pegang. Rasanya seperti percuma spend waktu dan pikiran untuk ngisi mentoring mendidik anak orang lain, sementara anak sendiri ngga kedidik kelakuannya. (saat ditulis, anak pertama SMA, anak kedua ketiga kelas 4 & 6 SD).

Sebenarnya dia juga diikutkan dalam group mentoring anak SMA, namun ya itu, lebih banyak bolosnya daripada hadirnya.

Bingung dengan kondisi yang dihadapi, saya berfikir kenapa ngga dilakukan majelis taklim di rumah buat anak-anak & istri. Dengan format yang sederhana.

Saya mencoba mengumpulkan anak istri, pada waktu yang pas dimana semua ada. Biasanya abis shalat magrib / isya berjamaah dirumah. Dimulai dengan nyuruh salah satu anak tilawah barang 1 halaman. Dilanjut dengan materi-materi sederhana, berganti-ganti setiap event. Beberapa materi yang dibawakan seperti: tips untuk hidup sukses, baca terjemah hadits bab Ikhlas (kitab riyadush shalihin), kehidupan setelah kematian, hal-hal yang menghapuskan pahala dll.

Alhamdulillah.. majelis taklim keluarga ini sangat terasa manfaatnya. Suasana taklim hidup, diwarnai dengan banyak pertanyaan dari anak-anak.. ooo ternyata banyak yang mereka belum tau tentang kehidupan ini. Banyak hal yang bisa saya kasihkan sebagai contoh.. anak2 menikmati majelis ini, dengar sambil duduk santai atau tiduran di pangkuan ibunya, saya sampaikan sambil banyak banyol dan acting aksi bercana, ibunya nyambi siapkan penganan kecil buat majelis ini. Subhanallah.. indah sekali suasana rumah seperti ini

Setiap sehabis taklim anak-anak terlihat enjoy membahas ulang apa yang udah dibahas dan kami bisa menyisipkan nasehat-nasehat tidak langsung terhadap kelakuan anak2 yang kami rasa ngga pas. Termasuk anak pertama kami.

Ya Allah kumpulkanlah anak2ku dengan teman-teman yang bisa membawa mereka dalam taat kepadamu, mampukan mereka untuk mendekat kepadamu, jadikan mereka orang2 yang mampu mengajak teman2nya ke arah kebaikan.

Semoga sharing tips sederhana ini bermanfaat buat para orang tua yang galau melihat perkembangan anak remajanya.

Pendapatan dari internet: Ngeblog


Publisher itu artinya: Yang menayangkan Iklan
Adsense adalah: sistem dari Google yang menawarkan bisnis penayangan iklan di web atau blog yang kita miliki. Kita akan dibayar bila ada pengunjung yang meng-klik iklan yang tayang di blog kita (pay per click)

Berapa dibayarnya ? Tergantung tarif iklannya google di Google Adwords. Dan tarif iklan di google menggunakan sistem bidding dan harganya sangat tergantung dari persaingan. Namun kurang lebih kalo di Indonesia ya sekitar Rp 50 s.d 500 per klik kali ya.

Sebenarnya saya mulai nyoba main adsense sudah lama, mungkn sekitar 5-6 tahun yang lalu. Namun karena ada kesalahan teknis, menyebabkan beberapa kali pendapatan saya dihanguskan oleh google. . Akhirnya akun ditutup google dan saya biarkan saja. #syebel #mutung


Hari ini, karena panggilan hati seorang pendidik dan peneliti eCommerc, dan demi mahasiswa, ilmu pengetahuan serta pendapatan dollar !!!.. #jiaah

Saya mencoba lagi main Adsene. Buka akun adsense lagi (www.google.com/adsense) dan tayangkan iklannya di blog saya ini SepatuBandung.blogspot.com.


Caranya mudah: masuk setting di blogger > klik tab "Pendapatan" > Aktifkan Penayangan iklan. 
Oia.. tidak semua blog dikasih oleh google tab Earnings ini, hanya blog yang sudah > 3bulan dan memiliki > 10 posting.


Saya coba googling ternyata banyak pemain adsense di Indonesia yang sudah sukses. Mereka menyebut dirinya blogger. Kerjanya ngeblog, bikin tulisan di blog. Dapat uangnya dari penayangan iklan adsense yang ada di blognya. 

Kunci dari bisnis ini adalah memperbanyak pengunjung ke blog kita. Melalui segala macam cara: bikin blog yang kontennya banyak dicari orang, update artikel berkala, perbanyak blog, optimasi SEO, Traffik dari medsos, iklan dll. Katanya tingkat konversi yang baik adalah 4%, artinya dari 100 pengunjung ada 4 yg nge-klik iklan kita. 

Eh.. ada loh anak muda lulusam SMP di Solo sana, namanya Eka Lesmana,  yang penghasilannya dari ngeblog mencapai 100juta sebulan dari adsense ini. 

Mau ?? Coba yukkk !!




Ide Tugas Akhir Informatika: LPSE Crawler

Ada mahasiswa yang masih bingung mau bikin Tugas Akhir apa?
Khususnya yang di Bandung bisa hubungi saya ya.

Saya ada ide untuk membuat agregasi (crawling)  informasi dari beberapa web sistem lelang elektronik LPSE yang ada. Secara logika sih sederhana, tapi belum tau apakah memang se sederhana itu.

Intinya adalah kita membuat semacam search engine untuk meng-crawl keyword yang diminta ke beberapa ratus situs LPSE yang ada di Indonesia. Lalu hasilnya ditampilkan di search engine itu. Simple khan ?

Biar simple, search engine ini akan berguna bagi para pebisnis yang biasa bermain di sistem pengadaan elektronik, khususnya di pemerintahan. So.. bila ada yang tertarik silakan hubungi saya. Kesempatan terbatas.


Pendapatan dari Internet: Jualan di Marketplace - Tokopedia

Jualan di Tokopedia ternyata nggak sulit-sulit amat loh. Cukup buka akun, upload foto, harga, setting pengiriman yg dilayani dan mulai. Nggak sampai 30 menit, voila .. toko jadi :-D

Saya mencoba jualan spidol whiteboard merek HQ Line, kebetulan anak pemiliknya teman dekat saya sehingga dapat harga pabrik dari dia.  Saya coba jualkan melalui FJB Kaskus, OLX dan Tokopedia.

Hasil percobaan dalam dalam seminggu:
- Kaskus 26 vews no response.
- Tokopedia 6 views 1 order:-)
- OLX, iklan dihapus dalam semalam krn disana ngga boleh pakai foto dari brosur. Ribet. Belum dicoba lagi

Screenshoot dibawah adalah bukti transaksinya di Tokopedia.
Lumayanlah :-D untuk membuktikan bahwa jualan di marketplace ternyata worthed to try.



Sekedar tips, sebelum mulai buka lapak di marketplace pastikan barangkita unik dan harga kita bersaing, karena pembeli dengan mudah banding-banding harga sebelum beli.


Oia.. jika ada yg mau beli juga atau mungkin minat jadi reseller spidol whiteboard HQ Line, silakan buka www.PabrikSpidol.blogspot.com

Saya suka bisnis spidol ini, pesaing sedikit, pasar luas banget, repeat order sering, bisa kasih harga lebih murah dengan kuaitas lebih baik buat kastemer. Yuk ah...


Pendapatan dari Internet: Freelancing

Sebagai dosen eCommerce di Tel-U, tentu harus praktek apa yg diajarkan. Jadi, sumber pendapatan dari internet bukan melulu jual barang apalagi cuman buat pasar Indonesia. Salah satu alternatifnya bisa juga dgn jual jasa. Cari orderan jasa bisa di freelancer.com atau upwork.com disana ada jutaan orderan jasa dari seluruh dunia, (Australia, Kanada, Eropa dll).  Pekerjaan beragam,  mulai dari simple data entry, nulis artikel, edit photo sampai programming yg jelimet. Dengan bayaran dollar tentunya.

Saya perhatikan masih sedikit sekali orang Indonesia yg bekerja mencari dollar disitu, masih didominasi orang India dan Pakistan. Mungkin karena kita ngga pede, atau malu dgn bahasa inggris kita yg kurang bagus. Tapi Inggris kan bisa dipelajari dan akan tambah lancar kalo dipraktekan. 

Saya yakin kalo tekun cari pasti bisa dapat. Krn nggak perlu kemampuan teknis yg tinggi utk dapat kerjaan. Sebagai percobaan saya, dapat orderan AUD 500 di minggu pertama daftar di freelancer.


Ayo, semangat cari dollar, bersaing di kancah internasional, jangan sampe semua orderan diambil sama orang India..

Kerja-kerja di Melbourne

Ketika jalan-jalan di Melbourne, terasa banget bahwa Bandung itu padet banget. Apalagi Jakarta. Kota ini penduduknya 4.3 jt, tapi pas rush hour kok nggak kelihatan macet. Pulang ke rumah di suburb pake kereta api sekitar 30 menitan sudah sampe.

Di suburb juga nyaman. Standard rumah di suburb nggak ada yang kecil, yang sederhana 400 meter persegi dengan aturan space antar tembok tetangga minimal 2 meter. Rumah yang mewah  bisa sampai 1000 m2 dengan dinding dari bata semua, kalo rumah standar, diding bata-nya cuman bagian terluarnya saja, sekat bagian dalam dari gypsum. Simple jadinya.
Rumah tipe sederhana di Clayton, suburb 20 km (30mnt) dr melbourne, 
Kalo di Bandung kayaknya udah nggak ada perumahan yang sediakan rumah tipe 400 ya..


Australia adalah negara yang memiliki standar hidup dan kesejahteraan yang baik. UMR mereka cukup tinggi. Lulusan SMA bila mau kerja bisa mendapatkan $25 per jam. Yang tidak bekerja (pengangguran, mahasiswa dan pensiunan) mendapatkan tunjangan dari pemerintah $625 per 2 minggu. Enak ya.. tunjangan pengangggur  nya saja Rp13 juta perbulan,  itulah mengapa banyak gembel pengangguran Australia bisa jadi turis dan mendapatkan hidup yang layak di Bali. Di Bali mereka kita sembah-sembah, padahal di Australia sini mereka penganggur.:-D

Jika punya anak pemerintah sini memberikan tunjangan tambahan 850ribu per 2 minggu untuk uang susu-nya. Enak banget.. berasa pajak itu dikembalikan untuk rakyat ya..

UMR lulusan SMA sekita 3000 dollar, kerja tukang dan kasar ya dibayar 25 s/d 100 dollar per jam. Katanya sih kl full tiap hari  mau kerja min 6 jam, bisa dapat 5000-6000 dollar sebulan.
Bapak kost saya di Clayton, bisnisnya adalah punya 1 truk angkutan, kalo narik  dapat upah $80 perjam, minimal 6 jam per hari. Kayaknya hampir tiap hari ada aja orderan. Dengan usaha sederhana itu, Sudah cukup untuk hidup layak, punya rumah 400m2 dan 2x setahun liburan ke luar negeri. Beneran...!

Dengan biaya gaji yang tinggi, maka orang disini dituntut kerja efisien dan tuntas, nggak perlu lembur, kalo perlu dikerjakan sendiri. Bisa sih.. nyuruh orang bersihin taman atau nyetrika, tapi nyesek aja kalo keluar uang 100 dollar (sejuta rupiah) untuk ngerjain itu.

Yang masih membuat saya nggak ngerti, bagaimana pengusaha itu mensiasati biaya gaji yang tinggi itu, berapa laba kotor yg harus dia hasilkan untuk membayar karyawannya? gimana kalo pendapatannya ngga nutup buat biaya karyawan.. wah.. memang enak jadi karyawan aja di Aus ini.

Nah.. misi saya disini adalah, untuk mendapat peluang bisnis / pekerjaan dari Australia,  yang bisa dikerjakan Offshore di Indonesia. Kita bisa dapat dollar, orang Australia bisa dapat biaya yg sedikit lebih murah. Pekerjaan yg ingin didapatkan adalah yang berbau IT  dan tidak memerlukan bahasa inggris yang intens, seperti: programming, coding, data entry, development web, Sistem informasi, jasa keamanan sistem informasi dll. Beberapa prospek sudah terlihat.. tinggal diolah lebih lanjut. Alhamdulillah juga, kemarin dapat beberapa prospekan untuk orderan SepatuCustom.com. Doakan ya prens... mudah2an berhasil... Demi devisa Indonesia jaya selamanya ... jiaahhh






Jalan-jalan Melbourne (3)




Jalan di Melbourne, paling mudah pusatnya dari Federation square. Disana ada tourism center dan banyak warga Melbournian yang volunteer wisata dengan baju merah menyala dan topi khas Australianya. Kita bisa tanya jalan, tanya objek wisata, tanya tempat makan halal, mushola terdekat di CBD dll ke mereka. Hebat ya... kayaknya Bandung juga boleh tuh bikin volunteer wisata kayak gini.


Setelah ambil peta dan booklet gratis di visitor center, ambil deh jalur jalan ke kiri, melintasi Yara river dengan tram, berbekal karty Myki. Di dalam tram, ada flier yang berisi rute tram itu dan juga places of interests yang dilewati oleh tram ini, beserta lokasi halte turunnya. Enak khan..?

Kalo pakai tram kuno no 35 yang gratisan khusus untuk turis itu, malah ada halo-halo-nya yang menceritakan lokasi wisata yg dilewati dan sejarahnya.


Routenya adalah:
1. Federation Square
Ini kayak alun-alun gitu.. dibawahnya ada visitor center, tempat pameran dan konser.








2. Shrine to remember
Ini adalah monumen perinngatan para tentara Australia & New Zealand (ANZAC) yg tewas di perang dunia ke I. Walopun negara baru, Australia ikut serta dalam PD I, kirim banyak pasukan ke Mesir dan Turki untuk ikut perang melawan Ottoman. 


3. Botanic Garden
Yang ini taman botani, bagus... ada di tengah kota. Enak buat bawa anak2 jalan disini. Botanic garden ini berada tepat disampig monumen Shrine. Disamping botanic garden ada planetarium kecil. Tapi kyknya masih bagus boscha deh







4. Saint Kilda Beach
Foto model yang di foto disamping ini, naik tram 96 dari Federation suare, turun di Saint Kila beach :-D. Pantai yang bagus, banyak orang olah raga parasailing disini dan juga ada cafe di ujung dermaga, dekat dengan tempat parkir boat milik Melbournian.. wuih..


5. Victoria Harbour

Ke Victoria Harbour ini adalah tempat nongkrongnya kaum the haves melbourne. Tinggal disini, markir yacht disini, pesta sama teman2anya ke laut sebentar.

Untuk kesini bisa pakai tram 35 itu. Turun pas di depannya. Banyak cafe disini, tapi nggak berani jajan disitu, takut sakit perut soalnya #ngeles.


6. Victoria Market
Untuk cari oleh-oleh, yang murah belanja di Victoria market. Pasar ini pasar tertua di Melbourne atau mungkin tertua di negara bagian Victoria. Jangan terburu2 utk belanja, keliling-keliling dulu saja.. nanti akan ketemu ada beberapa kios yang penjaganya orang Indonesia. Katanya sih ownernya orang Vietnam, dia dibayar jam-jam an scr cash (pekerja gelap, non tax), ada mas Feri dari Maksasar ada kang Iwan bobotoh Persib. Sayang orang Indo jarang yang jadi pengusaha ya.. sudah enak jadi karyawan, gajinya cukup



7. Melbourne museum
Ini salah satu favorite saya. Adem soalnya. Bagus banget. Harga tiketnya hanya 12 dollar (hitungan sini murah). Museumnya luas banget, mulai dari asal mula alam semesta, kehidupan pra sejarah, perang, binatang, mind, culture, penjajahan, hutan australia (ya hutan asli di tengah museum.. mantap gak), aborigin sampai pop culturenya Melbournian. Ini salah satu museum multimedia yang pernah saya datangi. Dimana yang dipamerin bukan cuman patu2, tapi ada juga video, animasi 3 dimensi, bioskop imax personal dll..


8. Parliament
Gedung anggota dewan Victoria disini jadi objek wisata. Boleh masuk karena pas reses kali ya.. Dibangun di thn 1800-an, ketika pemerintahan koloni Inggris membutuhkan perwakilannya di Australia.
Masuk kesini gratis, tapi harus ikut tournya krn ngga bisa nyelonong  keliling sendirian. Untuk masuk harus titip tas dan barang2 yg aneh (payung, tongkat, makanan, air dll) harus disimpan. Di-scan spt masuk bandara, setelah di dalam ada guided tour gratis dgn guide-nya yang kocak. Rekomended spy tau sejarah dan kondisi politik Australia


9. Sovereign Hill, Ballarat
Perjalanan kesini 1.5 jam dari Southern cross, stasiun besarnya Melbourne dengan menggunakan kereta V-line. Resminya tarif kereta $26 pp, tapi kok kemarin hari sabtu kesini, cuman kena charge $6.8 pp, mungkin kena tarif off-peak.

Sovereign hill adalah wisata sejarah penemuan emas di Victoria, jaman Gold rush dulu tahun 1800an. Disana semua karyawan museumnya dan keluarganya pakai baju tahun 1800 an, ada sekolahan juga (kayaknya belajar beneran kok. masak anak2
disuruh belajar bohongan) cuman seragam dan fasilitas sekolahnya ala tahun segitu.

Disini juga bisa cari emas, alatnya disediain, kalo dapat katanya bisa dibawa pulang.. beuh...






10. Great Ocean Road, 12 Apostles
Ini perjalanan paling seru yang saya alami. Great ocean road adalah jalan pinggir pantai di barat daya Melbourne. Tujuan nya adalah 12 apostles (12 tebing).

Jalan kesana 2-3 jam pakai mobil sewaan, Kami nyewa mobil 100 dollar utk sehari, tanpa supir. Untuk makan, kami bawa makanan dari rumah dan mampir di rest area, disana ada tempat barbeque kayaknya tenaga listrik, yang bisa dipakai gratis. Enak yah...?

Perjalanan jauh terbayarkan setelah melihat 12 apostles yang menakjubkan. Sayang pas kesana kami kena angin & hujan, sehingga hanya sempat foto session sekitar 45 menit.. *jiaah foto session*